dimalam yang sesunyi ini aku sendiri tak ada yang menemani, akhirnya kini kusadari dia telah pergi tinggalkan diriku,.,.,.,oops numpang nyanyi dikit ya sob, karena penulis sedang dilanda galau yang tak terkira tingkatannya ( lebay abies ). sorry lebay dikit
bulan- bulan ini setelah gw sembuh dari penyakit yang gw derita selama krang lebih satu bulan kemarin gw makin sering dapet masalah dari berbagai penjuru aspek lahiriyah maupun batiniyah yang secara otomatis menggangu aktivitas rutin dan beberapa planning gw ke depan dalam masa akhir studi gw di kampus yang gw tempatin sekarang, masalah ini sering menyerang
pada pikiran gw, terkadang sampai mengakar pada hati gw ( sorry lebay lagi ). gw juga ga tau persis masalah apa yang sebenarnya gw hadapin, soalnya yang satu ini gw hanya bisa ngobatinnya ketka gw sedang menyendiri dan bertafakur pada Nya dengan tidak sengaja mengeluarkan air mata, mungkin dah jadi kebiasaan gw ketika masih menyandang status " pelajar SMA " gw jarang curhat ke temen- temen atau sahabat gw bahkan bonyok gw sendiri juga terkadang gw merahasiakan masalah gw kepada mereka. gw terkadang hanya lebih menceritakan masalah- gw dengan membaca alquran di tempat yang hening agar bisa menenangkan hati.
tapi sering kali gw kembali dari masalah yang biasa gw sebut dengan " musuh bebuyutan " itu kembali lagi dalam bayangan kehidupan gw, padahal dia itu bagaikan jalangkung yang datang tak di jemput pulang tak diantar. masuk keluar rumah tanpa sepengetahuan pemilik rumah bisa di bilang seperti itu tapi untungnya gw masih berpegang teguh pada motto gw yang bersemboyan " never say die ", kalimat ini gw ambil ketika gw mengikuti eskul pramuka di sekolah gw, dengan motto ini gw belajar banyak tentang tak ada kata menyerah dalam segala permasalahan, baik dalam urusan dunia maupun akhirat. di dalam kehidpan ini gw merasa sering menyakiti orang, membuat mereka tidak senang dengan perbuatan gw sekecil apapun tetapi gw berusaha untuk memperbaiki sifat gw dan meminta maaf kepada yg bersangkutan, terkadang tindakan meminta maaf sangat sulit untuk dilakukan bagi orang- orang yang jiwanya diselimuti rasa angkuh, gengsi dan jaim. padahal tidak!!! justru tindakan itu menurut gw jauh lebih gentle dari pada yg diminta maaf karena dia mengakui kesalahan yang ia perbuat, toh kalau yang bersangkutan ( yang dimintain maaf ) ga maafin lo ya itu sudah resiko loe tetapi jangan khawatir sob dalam agam islam posisi lo dah ga bersalah dan justru membalik kepada yang di minta maaf tersebut, Tuhan saja mau memaafkan hambaNya yang selalu mengkhianatiya ketika dalam kehidpan ini, apalagi manusia yang bukan pencipta, yang tidak memiliki apa- apa kecuali pemberianNya ,
demikianlah isi blog gw edisi malam ini yang lumayan GJ, smoga bermanfaat dalam diri kita
keep your smile, and
god bless you!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar