Selasa, 11 Juni 2013

pantaskah kita galau?

ketika lo masih terjatuh dan tak bisa bangkit lagi,
ketika lo masih tenggelam dalam lautan luka dalam,
ketika lo masih tersesat dan tak tau akan arah jalan pulang,
ketika lo masih bilang padanya " aku tanpa mu adalah butiran debu ",
ketika semua yang diatas tadi ada di kisah cinta loe atau di bagian lain dalam hidup lo,
cuma satu saran gw buat lo,

KE LAUT AJA LO!!!

trus jika ada yang nanya " ngapain disana? "

maka jawaban gw adalah:

TENGGELEM DSANA DAN TAK MUNCUL LAGI!!!


mungkin sedikit jayus ya tulisan ini, tapi menurut gw ini sangat pantes banget bagi orang- orang melakukan hal- hal diatas dalam kisah cintanya, ketika lo bertengkar sama pacar lo, atau ketika si doi ga merhatiin lo dalam satu hari terakhir, atau bahkan ketika lo diputusin sama si doi gara- gara hal sepele dan gara- gara hal ini lo jadi males- malesan, galau, lemah, gelisah, tak ada semangat dalam menjalankan aktifitas, tindakan yang harus lo lakukan adalah BANGKIT

ya benar, dengan bangkit dari sebuah kegagalan tadi lo bisa menghapus semua cerita masa lalu lo dan menggantinya dengan semua cerita yang jauh lebih indah dari yang sebelumnya. jangan gara- gara ada masalah sedikit dari bagian hidup lo  bagian yang lain jadi ikut rusak. salah satu kata bijak pun berkata " berani hidup tak takut mati, takut hidup? mati saja " , dari kata- kata tadi kita bisa ambil pelajaran bahwa selama kita menjalani segala urusan kehidupan, ga usah takut akan kegagalan. jika kegagalan sudah bersarang di badan kita langsung kejar lagi lembaran cerita yang baru yang mana lo pernah pendam dalam pikirin lo itu sekencang- kencangnya tanpa mengingat- ngingat kembali masa lalu lo itu kecuali untuk bahan introspeksi lo sendiri

kalau hanya cuma meratapi nasib, berkeluh kesah, atau hal- hal yang sama sekali tak berguna itu hanya malah memperlambat kejaran kita dalam mengejar cerita indah yang kita damba- dambakan akan terjadi pada diri kita selama ini, ingat bray " jangan setengah- setengah " dalam menjalankan sesuatu, jika terhambat sesuatu dalam mengemudi segera konsentrasi dan kembali tancapkan gas lo untuk menyambung perjalanan itu. orang yang takut akan kegagalan menurut pepatah yang gw dah sebutin di atas pantesnya dapet penghargaan " ALMARHUM " kenapa begitu? karna orang yang sudah mendapatkan gelar itu memang sudah ga ada lagi mendapatkan kesempatan mengejar cerita indahnya untuk di dunia, melainkan dia hanya tinggal menerima hasil dari apa yang telah mereka perbuat ketika masih bernafas

mungkin cukup sekian artikel yang GJ arusnya
smoga bermanfaat, khususnya buat gw sendiri
thanks

3 komentar:

  1. galau.... kayak gak punya Allah aja, move on donk....

    BalasHapus
  2. @mas aldi ; pastinya
    @luluk ; bener, gak layak banget kita galau soalnya kita masih punya allah sebagai tuhan kita

    BalasHapus