Halo pembaca semua, selamat pagi/ siang / sore/ malam.
Alhamdulilah untuk kesekian kalinya gw bisa ngisi lagi blog gw ini setelah
melewati masa- masa kemalasan/ kurang bergairah dalam menulis akhirnya
kesampean juga. Untuk kesempatan kali ini gw ingin berbagi cerita sama lo semua
tentang salah satu kisah kehidupan gw, langsung aja yuk.
Jadi gini sob, ini cerita berasal dari salah satu kebiasaan
buruk temen- temen gw di kost- kostsan, kalau gw sebutin satu- satu mungkin
bisa menghabiskan waktu terlalu lama dan di kesempatan kali ini gw hanya bisa
menceritakan salah satu nya saja yang mungkin sebenarnya sangat konyol, basi,
dan ga layak banget menurut gw untuk melakukan ini di seumuran orang- orang
kuliah seperti kami ini. Biarpun ini sedikit kekanak- kenakan ( hasil survei
dari orang-orang yang gw tanya setiap lagi ngobrol sama gw di kampus ) tapi hal
ini sempat jadi trending topik selama beberapa bulan di kamar gw, itu adalah “
PEMBAJAKAN FACEBOOK “
Entah geledek nyamber kamar gw dari mana sampai- sampai
kebiasaan ini menjangkiti orang- orang disini, dengan ngejambret ( mengambil
alih ) akun facebook seseorang dan melakukan segala kegiatan di dalamnya tanpa
seijin pemiliknya, seperti membuat status yang bikin pemilik asli akun itu malu
abis, merubah password akun tanpa sepengetahuan pemilik, atau bergabung dengan
kelompok- kelompok di facebook yang notabenenya ga jelas, dan lain sebagainya.
Biasanya si korban akan mengetahui musibah ini jika anak- anak satu kamar tiba-
tiba mendiamkan orang tersebut secara tiba- tiba, tak seperti biasanya atau
mungkin si korban langsung bisa baca keadaan buruk yang menimpanya dari sikap
atau tatapan mata teman- temannya.
Jika si korban sudah menyadari bahwa dia sedang tertimpa
musibah ini biasanya dia langsung H2C gtu ( harap- harap cemas ), berharap agar
keonaran yang dilakukan di akun privasi facebooknya tidak terlalu parah akibat
dari para penjambret itu ( biasanya loh ya, bukan pastinya ) dan korban dengan
bergegas langsung mengecek kembali pemberitahuan nya untuk memeriksa dibagian
mana si pelaku penjambretan tersebut beraksi ( biasanya ini ketahuan ketika
pemberitahuan si korban tertumpuk comment- comment orang tentang hal aneh yang
di posting dari si penjambret facebook itu ), ketika korban sudah menemukan
titik target si penjambret, dengan cepat korban menghapus postingan tersebut
dari beranda, profil, grup, dan lain sebagainya.
mereka berdua diatas merupakan pelopor dari kejahatan ini
Dalam kasus ini, biasanya penjambret jarang melakukan
aksinya individual atau seorangan melainkan dia mencari teman untuk dijadikan
komplotan atau semacam aliansi dalam kejahatan ini. Setelah misi sudah
terselesaikan dengan sendirinya aliansi tersebut terpisah bubar dengan
sendirinya, mungkin di karenakan tak ada kontrak di atas hitam dan putih yang
akhirnya membuat aliansi ini pecah dengan sendirinya. Bahkan bisa juga saling
membajak akun facebook satu sama lain meskipun mereka pernah satu aliansi gtu,
ini memang sangat sulit ditebak.
Beginilah kebiasaan yag menurut gw tuh sangat GJ banget,
kenapa gw bisa nulis begini? Karna gw sering dijadikan target utama dalam
kriminal ini oleh temen- temen gw, gw adalah korban yang sangat diminati oleh
sekian pembajak akun facebook di kamar gw entah mantan sesama aliansi ataupun
rival abadi. Sebenarnya salah gw apa sih? Smoga dengan ditulis cerita GJ ini bisa
membuat gw khususnya dan para pembaca untuk selalu sering mengevaluasi diri
sendiri setiap harinya agar perbuatan, sifat, sikap jelek yang ada pada diri
kita bisa kita buang jauh- jauh, dan jangan lupa untuk bosan- bosan mendengar
kritikan dari orang- sekitar lo. Toh itu juga buat perubahan lo juga kan?
Mungkin di kesempatan kalai ini gw Cuma bisa bercerita segini aja,
thanks
.bmp)
.bmp)
waduh mas, kalau hal yang demikian tetap dibiarkan maka kejahatan ini akan merajalela. dan pelakunya harus segera dimusnahkan dari muka bumi. karena hal itu merupakan tindakan kriminal yang sudah dapat di toleransi lagi keberadaanya
BalasHapusbetul sekali anda saudara ablado van rese, saya juga sudah jenuh dengan tindakan kriminal ini.
BalasHapushahaha, sya tidak pernah merasakan pembajakan, tp sring membajak. ternyata bgini perasaan yg dibajak :D
BalasHapuskalau begitu selalu waspada terhadap orang di sekitar mba, waspadalah, waspadalah!!
HapusWalaupum niatnya cuma main2 aja, tapi ini bahaya lho... mendingan gak usah diterusin deh.... kasian yang punya facebook, emang lebih baik bagi pemilik facebook untuk berhati2 lagi, semoga gak jadi korban lagi ya...
BalasHapusmudah2han bisa seperti itu,,,makasih
Hapusoke banget broo..
BalasHapuskalau ingin liburan ala murah tapi gak murahan,kunjungi jga ya bro blog gue, http://perjalanananaksurabaya.blogspot.com/ makasih :D
makasih mas faizal, oke nanti aku mampir mas
Hapus